Menelusuri Perjalanan Pemutar Musik dari Masa ke Masa…

Musik tak bisa lepas dari kehidupan manusia. Dalam aktivitas sehari-hari, musik kerap menjadi pilihan hiburan saat kita merasa jenuh dan bosan. Beragam cara manusia menikmati musik. Sebagian besar menikmati musik melalui perangkat seperti radio dan CD-player, hingga munculnya aplikasi pemutar musik seperti Spotify dan Apple Music. Meski begitu, pengembangan pemutar musik tak bisa dilepaskan dari Thomas Alva Edison. Ini berkat jasa Thomas A Edison yang berhasil mengembangkan fonograf sebagai alat untuk merekam dan mendengarkan suara dari hasil rekaman, pada 21 November 1877.

Seperti apa perkembangan pemutar musik setelah penemuan fonograf? Berikut pemaparannya:

1. Fonograf

Alat ini dikembangkan oleh Thomas Alva Edison pada November 1877. Alat ini terdiri dari silinder besi yang dibungkus foil aluminium yang terhubung dalam diafragma, sebuah jarum itu akan menggoreskan foil aluminium. Hasilnya, mesin ini bisa merekam dan memutar ulang suara hasil rekaman dari Edison dan asistennya. Percobaan puisi “Mary Had A Little Lamb” bisa terekam dengan baik melalui alat itu. Keberhasilan penemuan dan pengembangan alat ini, mampu merubah perkembangan industri musik di Amerika hingga dunia. Klik Baca selengkapnya…

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Menelusuri Perjalanan Pemutar Musik dari Masa ke Masa…”, Klik untuk baca: https://lifestyle.kompas.com/read/2018/11/21/143732420/menelusuri-perjalanan-pemutar-musik-dari-masa-ke-masa?page=all.
Penulis : Aswab Nanda Pratama
Editor : Bayu Galih

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *